Sports

5 Penyebab Los Galacticos Jatuh Musim Ini

December 21, 2017

Tahun 2017 sudah jadi th yg aneh bagi Los Galacticos. Bila membandingkan paruh ke-1 dg paruh ke-2 didalam 1 tahun, Kamu bakal menjumpai 2 kisah yang amat kontras. Pd paruh ke 1 2017, tak ada yang tidak benar dengan Los Galacticos. Tapi, di paruh ke 2, ada sejumlah hal-hal yang keliru. Menghancurkan team seperti Al Jazira rasa-rasanya jadi pekerjaan yang sulit bagi Los Galacticos, padahal mereka merupakan sang jawara bertahan Liga Champions UEFA dua tahun berturut-turut. Lalu apa yng terjadi dgn Los Galacticos? Apa yg tidak benar dg mereka hingga mereka dapat terkena keterpurukan sepanjang kampanye ini? Dibawah ini 5 masalah yang mengakibatkan Los Galacticos jatuh pada kompetisi musim ini sebagaimana dilansir melalui website livescore bola ini.

Melepas Mariano Diaz – Los Galacticos mungkin sudah jual Alvaro Morata serta James Rodriguez, tapi punggawa yng mereka rindukan yang sebenarnya ialah Mariano. Morata mau hijrah sebab ia pingin berlaga lebih banyak & nggak puas dgn status pesepakbola cadangan. Tetapi, Mariano, merasa senang dg peran ujung tombak cadangan ini, tetapi Zidane menyarankan supaya keluar dari tim. Itu begitu absurd karena Benzema merupakan salah satu penyerang senior di kesebelasan serta Borja Mayoral tak main menyakinkan dengan Wolfsburg. Dan saat ini, dgn Los Galacticos merasa amat kesusahan membikin skor, Mariano malah dapat membuat goal hampir tiap pekan di Ligue 1. Punggawa Republik Dominika itu telah membikin 13 skor dari 22 laga di seluruh ajang kompetisi & dapat begitu berguna buat Los Galacticos.

Tak Menandatangani Ujung tombak – Los Galacticos melepas Mariano Diaz dan Alvaro Morata, dan diketahui Zidane sempat menyesal melepas Mariano dan Morata… sehabis ini apa? Persisnya, ke-2 punggawa tersebut bakalan digantikan oleh ujung tombak lainnya yang akan jadi pelapis yg ideal tuk Karim Benzema, bukan? Tapi, Zidane pilih untuk nggak mendatangkan siapa pun & itulah yng membingungkan sebagian besar pendukung Los Galacticos hingga sekarang. Manajer Prancis ini mengatakan jika dia meyakini Mayoral sebagai cadangan yg patut tuk Benzema. Namun akhirnya dirinya jarang menurunkannya. Ini tak masuk akal lantaran Benzema tidaklah penyerang yang dapat kerap tajam di dalam semua partai. Ketidakmampuan ex pesepakbola Lyon ini membuat goal dengan konsisten malahan nggak membuatnya dibuang. Malah, usai serangkaian penampilan yng jelek, Zidane kerap pilih Ronaldo jadi pemain nomor Sembilan daripada menurunkan Mayoral. Bila Zidane tak mempercayai Mayoral untuk menjadi cadangan yg pas buat Benzema, kenapa ia nggak menghadirkan punggawa yang lain terlebih dulu? Itulah pertanyaan yng membikin kita tak bisa mendapatkan jawaban yang tepat.

Nggak Mendatangkan Kiper – Keylor Navas membikin sekian banyak penyelamatan menawan musim kemarin. Tetapi, eks penjaga gawang Levante tersebut nggak konsisten serta tak betul-betul memancarkan sikap tidak dapat di kalahkan seperti ketika di Levante. & Kini, kampanye ini, dirinya satu kali lagi nggak konstan, khususnya sebab cedera yg dirinya terima. Berbicara mengenai cedera, pesepakbola Kosta Rika ini sebetulnya tak asing dengan hal-hal tersebut. Ia mengalami cedera pada hampir seluruh musim semenjak dia jadi pilihan utama di Los Galacticos.

Tak Mempunyai Tim Medis Yang Cocok – Sebelum awal kompetisi musim ini, Los Galacticos menghempaskan dokter kontroversial mereka, Jesus Olmo, suatu langkah yng disambut bagus oleh sejumlah punggawa dan suporter. Olmo tak cuma sosok yg dihormati lantaran fakta bila semua pesepakbola nggak suka dengan cara ia merawat cedera tertentu khususnya yng berhubungan dg otot. Jadi pemecatannya ini adalah langkah yg baik. Hal yng cocok yakni mempekerjakan seseorang yg mampu mengobati cedera yng amat parah & memastikan kebugaran seluruh punggawa tetap pd tingkat yang maksimal. Tapi, hal tersebut tidak terjadi. Malahan keadaan jadi makin tidak bagus. Los Galacticos menandatangani wajah yang berasal dari Kroasia, Niko Mihic, tuk menggantikan Olmo, tapi dirinya tak dapat menghentikan badai cedera yg menerpa pemain. Nyaris semua pesepakbola Los Galacticos terkena cedera di kampanye ini setidak2nya didalam beberapa waktu.

Begitu Fokus Pada Isco – Yang sedang kita bicarakan ini barangkali bakal menjadikan sebagian besar pendukung emosi. Tetapi ini barangkali salahsatu alasan keterpurukan Los Galacticos pd kompetisi musim ini. Kampanye yg lalu, ini ialah alasan kenapa Los Galacticos mendapat 2 tropi. Ketika Zidane mengenalkan formasi 4-3-1-2 dgn Isco berlokasi di belakang Benzema serta Ronaldo, Los Galacticos jadi team terbeken di Eropa. Bale masuk ruang perawatan & Isco musti digunakan. Dampaknya, formasi tersebut muncul & mampu membantu kesebelasan tuk memperoleh kampanye yng hebat. Isco mempunyai sihir dari tengah hingga semua mengalir melewatinya. Memang bagus buat disaksikan sebab Isco ibarat Tuhan yg membentuk dunia di arena pertandingan. Tetapi, kesebelasan lainnya dapat mengetahui kelemahan itu & mempergunakannya tuk menghadapi Los Galacticos pd kompetisi musim ini.

No Comments

Leave a Reply